28 December 2010

Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Perusahaan Untuk Meenangkan Persaingan

Sistem informasi tidak hanya sebagai serangkaian teknologi yang mendukung operasi bisnis, kelompok kerja, dan kerja sama perusahaan yang efesien, atau untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif. Teknologi informasi dapat mengubah  cara berbagai bisnis bersaing. Kita harus dapat melihat sistem informasi secara strategis., yaitu, merupakan jaringan kompetitif yang penting, sebagai jalan untuk pembaharuan organisasi, dan sebagai infestasi pentik dalam teknologi. Yang dapat membantu perusahaan mengadopsi dalam proses strategis dan bisnis yang memungkinkannya. Untuk merekayasa ulang atau mengubah diri agar dapat bertahan hidup serta berhasil dalam lingkungan bisnis saat ini yang dinamis.

Banyak perusahaan memperjelas bahwa berinvestasi dalam teknologi informasi sangatlah penting untuk memberikan kemampuan yang mereka butuhkan agara dapt bersaing dalam bisnis  saat ini.
Ada dua poit utama tentang pengaruh teknoilogi informasi terhadap persaingan perusahaan : 
  1. Pertama, bisnis yang sebenarnya dan nilai kompetitif dari teknologi informasi terletak pada kemampuan software serta nilai informasi yang didapat dan digunakan dalam bisnis tersebut, bukan pada infrasteruktur dari hardware, jaringan, dan fasilitas TI lainya yang biasanya digunakan oleh banyak perusahaan. 
  2. Kedua, keunggulan strategis teknologi informasi hanya dapat diperoleh melalui penggunaan dan manajemen yang tepat. TI yang didak dikelola dengan tepat dapat mengarah kepada kegagalan bisnis; TI yang dikelola dengan ahli benar-benar akan mengarah kepada keunggulan kompetitf.
Peran strategi sistem informasi ini melibatkan penggunaan teknologi informasi untuk mengembangkan berbagai produk, layanan, dan kemampuan yang memberikan perusahaan keunggulan besar atas tekanan kompetitif dalam pasar global.
Hal ini menciptakan sistem informasi strategis, sistem informasi yang mendukung atau membentuk posisi kompetitif  dan strategi bisnis, jadi, sistem informasi straregis dapat berupa sistem informasi apa pun (TPS, SIM, DSS, dan lain-lain) yang menggunakan teknolog informasi untuk membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif, mengguranggi kelemahan kompetitif, atau untuk memenuhi tujuan strategis perusahaan lainya.
5 Strategi dasar penggunaan teknologi informasi dalam bisnis :
1) Biaya yang lebih rendah
- Gunakan TI untuk mengurangi secara mendasar biaya proses bisnis
- Gunakan TI untuk menurunkan biaya pelanggan atau pemasok
2) Diferensiasi
- Kembangkan berbagai fitur TI baru untuk melakukan diferensiasi produk atau jasa
- Gunakan berbagai fitur TI untuk menguragi berbagai keunggulan diferensisi para pesaing
- Gunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan diri pada ceruk pasar yang dipilih
3) Inovasi
- Buat produk dan jasa baru yang memesukan berbagai komponen TI
- Kembangkan pasar baru atau ceruk pasar yaag unik dengan bantuan TI
- Buat perubahan radikal atas peroses bisnis dengan TI yang secara dramatis akan memangkas biaya, menigkatkan kualits, efesiensi, atau layanan pelanggan, atau mempersingkat waktu ke pasar
4) Mendukung pertumbuhan
- Gunakan TI untuk mengelola prluasan bisnis secara regional ataupun global
- Gunakan TI untuk mendivertifikasi serta menintegrasikan produk dan jasa lainya
5) Kembangkan persekutuan
- Gunakan TI untuk membuat organisasi virtual yang terdiri dari para mitra bisnis
- Kembangkan sistem informasi antar perusahaan yang dihubungkan oleh internet dan ekstranet yang mendukung hubungan bisnis strategis denga para pelanggan, pemasok, subkontraktor, dan pihak-pihak lainnya.
Investasi dalam tekniologi dapatmemungkinkan bisnis untuk mengunci pelanggan dan pemasok (dan menahan di luar pesaing) dengan cara membangun hubungan baru yang bernilai dengan mereka.
Berinvestasi dalam teknoogi informasi informasi memungkinkan prusahaan untuk membangun TI strategis yang memugkinkanya untuk mengambil keuntungan dari peluang strategis ketika peluang-peluang tersebut muncul.      

0 comments:

Rencana Bidang Pemasaran

Rencana Bidang Pemasaran

Rencana Pemasaran adalah sangat rinci, sangat diteliti dan, mudah-mudahan laporan, baik tertulis bahwa di dalam banyak dan mungkin di luar organisasi akan mengevaluasi.Ini adalah dokumen penting bagi kedua departemen pemasaran besar perusahaan dan untuk perusahaan startup. Pada dasarnya Rencana Pemasaran:
  • memaksa tenaga pemasaran untuk melihat secara internal dalam rangka memahami sepenuhnya hasil keputusan pemasaran masa lalu.
  • memaksa tenaga pemasaran untuk melihat eksternal dalam rangka untuk memahami pasar di mana mereka beroperasi.
  • menentukan tujuan-tujuan masa depan dan memberikan arahan bagi upaya pemasaran mendatang bahwa setiap orang dalam organisasi harus memahami dan mendukung.
  • adalah komponen kunci dalam memperoleh pendanaan untuk mengejar inisiatif baru.
The Marketing Plan is generally undertaken for one of the following reasons: Rencana Pemasaran umumnya dilakukan untuk salah satu alasan berikut:
  1. Needed as part of the yearly planning process within the marketing functional area. Diperlukan sebagai bagian dari proses perencanaan tahunan dalam wilayah pemasaran fungsional.
  2. Needed for a specialized strategy to introduce something new, such as new product planning, entering new markets, or trying a new strategy to fix an existing problem. Dibutuhkan untuk strategi khusus untuk memperkenalkan sesuatu yang baru, seperti perencanaan produk baru, memasuki pasar baru, atau mencoba strategi baru untuk memperbaiki masalah yang ada.
  3. Is a component within an overall business plan, such as a new business proposal to the financial community. Adalah komponen dalam sebuah rencana bisnis secara keseluruhan, seperti sebuah proposal bisnis baru kepada komunitas keuangan.
Ada banyak cara untuk mengembangkan dan format rencana pemasaran.Pendekatan yang dilakukan disini adalah untuk menyajikan rencana 6-Bagian yang meliputi:
  1. Purpose and Mission Tujuan dan Misi
  2. Situational Analysis Analisis Situasi
  3. Marketing Strategy and Objectives Strategi Pemasaran dan Tujuan
  4. Tactical Programs Program Taktis
  5. Budgets, Performance Analysis and Implementation Anggaran, Kinerja Analisis dan Implementasi
  6. Additional Consideration Pertimbangan tambahan
Cara Menulis Rencana Pemasaran This plan is aimed at individual products and product lines, however, it can be adapted fairly easily for use in planning one or more strategic business units (SBU). Rencana ini ditujukan untuk produk individu dan lini produk, namun, bisa diadaptasi dengan cukup mudah untuk digunakan dalam perencanaan satu atau lebih unit bisnis strategis (SBU). The page length suggested for each section represents a single-spaced typed format for a plan focused on a single product. Panjang Halaman yang disarankan untuk setiap bagian merupakan format diketik satu spasi untuk rencana terfokus pada satu produk. Obviously for multi-product plans lengths will be somewhat longer. Jelas untuk multi-produk rencana panjang akan sedikit lebih lama.
It is assumed that anyone developing a Marketing Plan possesses a working understanding of marketing principles. Diasumsikan bahwa setiap orang mengembangkan Rencana Pemasaran memiliki pemahaman prinsip kerja pemasaran. If you do not, it is suggested you spend considerable time learning about basic marketing through the previous sections of the Principles of Marketing Tutorials . Jika Anda tidak, disarankan Anda menghabiskan banyak waktu belajar tentang dasar pemasaran melalui bagian sebelumnya dari Prinsip 

Pemasaran Tutorial .
Catatan, seluruh rencana kata "produk" digunakan. Namun, informasi yang disajikan dalam tutorial Rencana Pemasaran berlaku untuk kedua produk dan jasa.

refrensi :
http://knowthis.com 

0 comments:

Rencana bidang produksi

Apa yang membuat rencana produksi baik?

Tidak ada industri manufaktur atau jasa bisa produktif tanpa rencana produksi suara. Effective planning is fundamental in any business; it's a complex process that covers a wide variety of activities that ensure that materials, equipment and human resources are available to complete the work. perencanaan yang efektif adalah fundamental dalam bisnis apa pun, melainkan sebuah proses kompleks yang mencakup berbagai kegiatan yang memastikan bahwa bahan-bahan, peralatan dan sumber daya manusia yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan. Production planning is like a roadmap to reach your destination. Perencanaan produksi adalah seperti peta jalan untuk mencapai tujuan Anda. It helps you know where you are going and how long it will take you to get there. Ini membantu Anda tahu di mana Anda akan dan berapa lama akan membawa Anda ke sana.
Advantages of an effective production plan and scheduling: Keuntungan dari sebuah rencana produksi yang efektif dan penjadwalan:
  • Reduces labour by eliminating wasted time and improving process flow Mengurangi tenaga kerja dengan menghilangkan waktu yang terbuang dan meningkatkan aliran proses
  • Reduces inventory costs by reducing the need for safety stocks and excessive work-in-process inventories Persediaan Mengurangi biaya dengan mengurangi kebutuhan untuk saham keselamatan dan berlebihan barang dalam proses persediaan
  • Optimizes equipment usage and maximizes capacity Mengoptimalkan penggunaan peralatan dan memaksimalkan kapasitas
  • Utilizes human resources to their full potential Memanfaatkan sumber daya manusia potensi penuh mereka
  • Improves on-time deliveries of products and services Meningkatkan tepat waktu pengiriman produk dan jasa
Key factors of a production plan Faktor-faktor kunci dari sebuah rencana produksi
Effective planning hinges on a sound understanding of key activities that entrepreneurs and business managers should apply to the planning process. engsel perencanaan yang efektif pada pemahaman suara kegiatan kunci yang pengusaha dan manajer bisnis harus berlaku untuk proses perencanaan. Here are some examples: Berikut adalah beberapa contoh:
Forecast market expectations: To plan effectively you will need to estimate potential sales with some reliability. ekspektasi pasar Forecast: Untuk merencanakan efektif Anda perlu memperkirakan potensi penjualan dengan keandalan beberapa. Most businesses don't have firm sales or service figures. Kebanyakan bisnis tidak memiliki angka penjualan perusahaan atau layanan. However, they can forecast sales based on historical information, market trends and/or established orders. Namun, mereka dapat meramalkan penjualan berdasarkan informasi sejarah, tren pasar dan / atau perintah yang ditetapkan.
Inventory control: Reliable inventory levels feeding the pipeline has to be established and a sound inventory system should be in place. Persediaan kontrol: tingkat persediaan Handal makan pipa harus dibentuk dan sistem persediaan suara harus berada di tempat.
Availability of equipment and human resources: Also known as open time, this is the period of time allowed between processes so that all orders flow within your production line or service. Ketersediaan sumber daya manusia dan peralatan: Juga dikenal sebagai waktu terbuka, ini adalah periode waktu diperbolehkan antara proses sehingga semua aliran pesanan di dalam line produksi atau jasa Anda. Production planning helps you manage open time, ensuring it is well-utilized, while being careful not to create delays. Perencanaan produksi membantu Anda mengatur waktu membuka, memastikan hal ini baik digunakan, sedangkan berhati-hati untuk tidak menciptakan penundaan. Planning should maximize your operational capacity but not exceed it. Perencanaan harus memaksimalkan kapasitas operasional Anda tetapi tidak melebihi itu. It's also wise not to plan for full capacity and leave room for the unexpected priorities and changes that may arise. Ini juga tidak bijaksana untuk merencanakan kapasitas penuh dan meninggalkan ruang bagi prioritas tak terduga dan perubahan yang mungkin timbul.
Standardized steps and time: Typically, the most efficient means to determine your production steps is to map processes in the order that they happen and then incorporate the average time it took to complete the work. langkah Standar dan waktu: Biasanya, cara yang paling efisien untuk menentukan langkah produksi Anda adalah peta proses urutan yang terjadi dan kemudian menggabungkan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Remember that all steps don't happen in sequence and that many may occur at the same time. Ingatlah bahwa semua langkah yang tidak terjadi dalam urutan dan bahwa banyak mungkin terjadi pada saat yang sama.
After completing a process map, you will understand how long it will take to complete the entire process. Setelah menyelesaikan sebuah peta proses, Anda akan mengerti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proses. Where work is repeated or similar, it is best to standardize the work and time involved. Mana pekerjaan yang berulang atau yang serupa, yang terbaik adalah untuk membakukan kerja dan waktu yang terlibat. Document similar activities for future use and use them as a base-line to establish future routings and times. Dokumen kegiatan serupa untuk penggunaan masa depan dan menggunakannya sebagai garis-dasar untuk membangun masa depan rute dan waktu. This will speed up your planning process significantly. Hal ini akan mempercepat proses perencanaan anda secara signifikan.
During the process map stage, you may identify waste. Selama tahap peta proses, Anda dapat mengidentifikasi limbah. You can use operational efficiency/lean manufacturing principles to eliminate waste, shorten the process and improve deliveries and costs. Anda dapat menggunakan efisiensi operasional / prinsip lean manufacturing untuk menghilangkan limbah, mempersingkat proses dan meningkatkan pengiriman dan biaya. BDC Consulting can assist businesses in process mapping and other operational efficiency principles and tools. Konsultasi BDC dapat membantu bisnis dalam proses pemetaan dan lainnya prinsip efisiensi operasional dan alat-alat.

Risk factors: Evaluate these by collecting historical information on similar work experiences, detailing the actual time, materials and failures encountered. Faktor risiko: Evaluasi ini dengan mengumpulkan informasi sejarah tentang pengalaman kerja serupa, merinci waktu aktual, material dan kegagalan yang dihadapi. Where risks are significant, you should conduct a failure mode effect analysis method (FMEA) and ensure that controls are put in place to eliminate or minimize them. Mana risiko yang signifikan, Anda harus melakukan modus kegagalan metode efek analisis (FMEA) dan memastikan bahwa kontrol diletakkan di tempat untuk menghilangkan atau meminimalkan mereka. This method allows you to study and determine ways to diminish potential problems within your business operations. Metode ini memungkinkan Anda untuk belajar dan menentukan cara untuk mengurangi potensi masalah dalam operasional bisnis Anda. This type of analysis is more common in manufacturing and assembly businesses. Jenis analisis yang lebih umum dalam bisnis manufaktur dan perakitan.
How to plan work Bagaimana rencana kerja
All other activities are initiated from the production plan and each area is dependant on the interaction of the activities. Semua kegiatan lainnya adalah dimulai dari rencana produksi dan setiap daerah tergantung pada interaksi kegiatan. Typically, a plan addresses materials, equipment, human resources, training, capacity and the routing or methods to complete the work in a standard time. Biasanya, rencana alamat bahan, peralatan, sumber daya manusia, pelatihan, kapasitas dan routing atau metode untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang standar. In order to do a good sales forecast, you should base it on a history of firm orders. Untuk melakukan perkiraan penjualan yang baik, Anda harus mendasarkan pada sejarah pesanan.
The production plan initially needs to address specific key elements well in advance of production in order to ensure an uninterrupted flow of work as it unfolds. Rencana produksi awalnya perlu alamat elemen kunci spesifik dengan baik sebelum produksi untuk menjamin arus tak terputus dari kerja sebagaimana itu diwahyukan.
  • Material ordering. Materials and services that require a long lead time or are at an extended shipping distance, also known as blanket orders, should be ordered in advance of production requirements. Bahan pemesanan dan. Bahan layanan yang membutuhkan waktu yang lama atau pada jarak pengiriman diperpanjang, juga dikenal sebagai perintah selimut, harus dipesan terlebih dahulu persyaratan produksi. Suppliers should send you materials periodically to ensure an uninterrupted pipeline Pemasok harus mengirimkan bahan-bahan secara berkala untuk memastikan pipa tidak terganggu
  • Equipment procurement. Procuring specialized tools and equipment to initiate the production process may require a longer lead time. pengadaan Peralatan. Pengadaan alat khusus dan peralatan untuk memulai proses produksi mungkin memerlukan waktu yang lebih lama memimpin. Keep in mind that the equipment may have to be custom made or simply difficult to set up. Perlu diketahui bahwa peralatan tersebut mungkin harus custom made atau hanya sulit untuk menyiapkan. This type of equipment may also require special training Jenis ini tetap juga mungkin memerlukan pelatihan khusus
  • Bottlenecks. These are constraints or restrictions in the process flow and should be assessed in advance so you can plan around them or eliminate them before you begin production. Kemacetan. Ini adalah kendala atau pembatasan dalam aliran proses dan harus dinilai terlebih dahulu sehingga Anda dapat merencanakan sekitar mereka atau menghilangkan mereka sebelum Anda mulai produksi. When you assess possible bottlenecks, be aware that they may shift to another area of the process. Ketika Anda menilai kemacetan memungkinkan, akan menyadari bahwa mereka dapat berpindah ke daerah lain dari proses. Dealing with bottlenecks is a continual challenge for any business Berurusan dengan hambatan adalah tantangan terus-menerus untuk setiap bisnis
  • Human resources acquisitions and training. Key or specialized positions may demand extensive training on specialized equipment, technical processes or regulatory requirements. Sumber daya manusia akuisisi dan pelatihan. Kunci atau posisi khusus mungkin menuntut pelatihan yang ekstensif pada peralatan khusus, proses teknis atau persyaratan peraturan. These employees should be interviewed thoroughly about their skills. Para karyawan ini harus diwawancarai secara menyeluruh tentang keterampilan mereka. When hiring them, allow sufficient time for training and be sure that they are competent in their work before the job begins. Ketika mempekerjakan mereka, memberikan waktu yang cukup untuk pelatihan dan pastikan bahwa mereka kompeten dalam pekerjaan mereka sebelum pekerjaan dimulai. This will ensure that your process or service flows smoothly Ini akan memastikan bahwa proses Anda atau layanan arus lancar
The production plan provides a foundation to schedule the actual work and plan the details of day-to-day activities. Rencana produksi menyediakan landasan untuk jadwal kerja aktual dan rencana rincian aktivitas sehari-hari. As sales orders come in, you will need to address them individually based on their priority. Seperti penjualan pesanan datang, Anda akan perlu untuk mengatasi mereka secara individu berdasarkan prioritas mereka. The importance of the sales order will determine the work flow and when it should be scheduled. Pentingnya pesanan penjualan akan menentukan alur kerja dan kapan harus dijadwalkan. After this, you should evaluate whether or not you are ready for production or to offer the service. Setelah ini, Anda harus mengevaluasi apakah Anda siap untuk produksi atau untuk menawarkan layanan tersebut. You will need to determine: Anda akan perlu menentukan:
  • If the inventory is available at the point where work is to start? Jika persediaan yang tersedia pada titik di mana pekerjaan untuk memulai? If not, then the work needs to be rescheduled when supplies become available. Jika tidak, maka pekerjaan harus dijadwal ulang bila pasokan tersedia. There is no point in scheduling work that you will not be able to complete Tidak ada gunanya dalam pekerjaan penjadwalan bahwa Anda tidak akan dapat menyelesaikan
  • Are your resources available? Apakah sumber daya Anda tersedia? Do you have the necessary staff to complete the task? Apakah Anda memiliki staf yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas? Are the machines being used? Apakah mesin-mesin yang digunakan?
  • Does the standard time fit within the open time allowed? Apakah cocok waktu standar dalam waktu yang terbuka diperbolehkan? If not, then the work should be rescheduled Jika tidak, maka pekerjaan tersebut harus dijadwal ulang
  • You should be careful to minimize risk factors; allowing too many what-ifs can delay delivery and be counter productive Anda harus berhati-hati untuk meminimalkan faktor risiko; sehingga terlalu banyak apa-andai dapat menunda pengiriman dan kontra produktif
Communicate the plan Berkomunikasi rencana
After you have determined that you have met the criteria to start production, you will need to communicate the plan to the employees who will implement it. Setelah Anda menentukan bahwa Anda telah memenuhi kriteria untuk memulai produksi, Anda akan perlu berkomunikasi rencana tersebut kepada karyawan yang akan menerapkannya. You can plan the production on spreadsheets, databases or software which usually speeds the process up. Anda dapat merencanakan produksi pada spreadsheet, database atau perangkat lunak yang biasanya kecepatan proses atas. However, a visual representation is preferred as a means to communicate operation schedules to floor employees. Namun, representasi visual lebih disukai sebagai sarana untuk berkomunikasi jadwal operasi untuk karyawan lantai. Some businesses post work orders on boards or use computer monitors to display the floor schedule. Beberapa perintah bisnis kerja posting di papan atau komputer menggunakan monitor untuk menampilkan jadwal lantai. The schedule also needs to be available to employees ahead of time and kept up to date. Jadwal juga perlu tersedia bagi karyawan di depan waktu dan terus up to date.
Consider change Mempertimbangkan perubahan
One of the many challenges of production planning and scheduling is following up with changes to orders. Salah satu tantangan banyak perencanaan produksi dan penjadwalan mengikuti dengan perubahan pesanan. Changes happen every day; you may lack materials; delivery time is moved up or work parameters have to be adapted. Perubahan terjadi setiap hari, Anda mungkin kurang bahan, waktu pengiriman adalah pindah atau parameter kerja harus disesuaikan. You will need to adjust your plan in line with these changes and advise the plant. Anda akan perlu untuk menyesuaikan rencana Anda sesuai dengan perubahan ini dan menyarankan tanaman. Dealing with change is not always easy and may take as much effort as creating the original production plan. Berurusan dengan perubahan tidak selalu mudah dan mungkin memerlukan banyak usaha yang membuat rencana produksi asli. You will need to follow up with the various departments involved in order to rectify any problems. Anda akan perlu untuk menindaklanjuti dengan berbagai departemen yang terlibat dalam rangka untuk memperbaiki masalah. As well, computer software can be helpful in tracking changes, inventory, employees and equipment. Selain itu, perangkat lunak komputer dapat membantu dalam melacak perubahan, persediaan, karyawan dan peralatan.
Get outside help Dapatkan bantuan dari luar
BDC Consulting has experienced consultants who can help businesses with production planning, scheduling and lean manufacturing principles. BDC Consulting telah mengalami konsultan yang dapat membantu bisnis dengan perencanaan produksi, penjadwalan dan prinsip-prinsip lean manufacturing. They provide simple and effective solutions for a full range of business needs. Mereka menyediakan solusi sederhana dan efektif untuk berbagai kebutuhan bisnis.

0 comments:

01 December 2010

Komponen-Komponen Yang Dibutuhkan Untuk Merakit Komputer

1. CPU (Cental Processing Unit)
CPU merupakan hal terpenting dalam komputer itu sendiri, sebenarnya komputer itu sendiri identik dihubungkan dengan CPU itu tersendiri, dan di dalam CPU itu sendiri terdapat bagian/komponen lainnya sebagai berikut :

1.1 Motherboard
Pada gambar diatas merupakan salah satu bentuk motherboard, bentuknya merupakan suatu papan yang terdiri dari beberapa komponen elektronik lagi yang memiliki fungsi mereka tersendiri. Semua perangkat komputer yang penting sebagian besar diletakkan disini, seperti Processor, RAM, VGA Card, LAN Card, dsb. Jika ingin melihat motherboard ini secara langsung dapat dilihat apabila kita sudah membuka chasing/penutup dari komputer kita.

1.2 Processor
Processor atau yang biasa disebut sebagai otak komputer merupakan bagian terpenting dari sebuah komputer, bentuknya memang cukup kecil tetapi bisa melakukan banyak proses secara bersamaan (multitasking), pada gambar diatas emrupakan salah satu contoh processor yang sudah ada pada jaman sekarang.

1.3 RAM (Random Access Memory)
RAM (Random Access Memory) juga merupakan salah satu komponen terpenting dalam komputer. RAM sangat mempengaruhi kecepatan komputer kita, semakin besar RAM yang terpasang pada komputer/laptop kita maka akan mempercepat juga komputer kita. RAM sekarang memiliki beberapa tipe yakti dari SDRAM (model terdahulu), DDR 1, DDR 2, maupun DDR 3 (RAM keluaran sekarang).
Tentunya setiap model RAM memiliki bentuk yang berbeda juga.

1.4 Hardisk
Pada gambar diatas merupakan salah satu contoh Hardisk, hardisk berisikan perangkat elektronik yang berupa lempengan dimana yang mempunyai fungsi untuk menyimpan banyak file pada komputer. Semakin besar hardisk yang kita punya, maka semakin banyak juga file yang dapat kita simpan pada komputer. Kapasitas Hardisk juga bermacam-macam, baik dari 20GB, 40GB, 80GB, bahkan sampai mencapai TerraByte

1.5 Power Supply
Power Supply merupakan bagian penting juga dari sebuah komputer. Fungsinya adalah untuk memberikan supply listrik ke komponen komputer yang lainnya, sebagai contoh adalah supply listrik untuk motherboard, hardisk, CD-ROM, dll. Jika tidak memiliki Power Supply ini maka sebuah komputer tidak dapat beroperasi.

1.6 CD-ROM/DVD-ROM/CD-RW/DVD-RW
CD ROM mempunyai fungsi untuk meyimpan/membaca file yang ada pada CD. Ini merupakan pilihan tersendiri untuk user jika ingin memakai CD-ROM di dalam komputernya. CD ROM hanya untuk dapat membaca CD, sedangkan kalau ingin burning (copy file ke CD), kita harus memiliki CD-RW (Read/Write). Dapat dilihat pada gambar diatas contoh dari CD-ROM.

2. Monitor
Monitor diatas merupakan salah satu contoh monitor flat (monitor datar), fungsi monitor disini adalah menampilkan proses yang dilakukan oleh CPU secara grafis.

3. Keyboard
Keyboard merupakan salah satu komponen masukan/input. Fungsinya adalah kita dapat memasukan beberapa kata yang tercetak pada keyboard tersebut, ataupun disini kita bisa menggunakannya untuk memasukan perintah ke dalam komputer.

4. Mouse
Mouse juga merupakan salah satu komponen masukan/input. Tapi bedanya disini kita dapa menggeser kursor yang terlihat pada layar, jadi bisa dibilang bisa berbasis GUI.

5. Speaker
Speaker merupakan salah satu hasil keluaran/output dari suatu pengolahan data. Sebagai contohnya jika kita menyalakan winamp/windows media player/dsb sebenarnya sudah menghasilkan suara tersendiri, jika ingin mengeluarkannya maka kita harus memiliki speaker ini.

6. Printer
Printer merupakan salah satu hasil keluaran dari proses komputer/output. Dimana setiap pengolahan dokumen yang kita lakukan di komputer dapat kita cetak hasilnya menggunakan printer ini.

7. Modem
Modem memiliki fungsi untuk terkoneksi ke internet. Penjelasannya agak sedikit rumit, mungkin akan diceritakan di lain pembahasan. Ini merupakan perangkat komputer/device yang tidak wajib dimiliki oleh setiap orang, tetapi jika kita ingin terkoneksi ke internet dapat menggunakan modem.

1.7 Kabel Data
Kabel data mempunyai fungsi penting juga yakni untuk menghubungkan 1 komponen komputer dengan komponen lainnya, sebagai contoh kabel data ini dapat menghubungkan antara motherboard dan hardisk, tujuannya adalah Hardisk kita dapat terbaca dan melewati sistem yang ada pada motherboard.

1.8 VGA Card
VGA Card sangat penting untuk memberikan grafis pada komputer kita, sebagai contoh adalah monitor kita, kualitas gambar yang ditampilkan di monitor sangat berpengaruh pada VGA Card kita, semakin bagus VGA Card yang kita punya, maka semakin halus dan bagus gambar yang ditampilkan di komputer.

1.9 LAN Card (Local Area Network)
LAN Card mempunyai fungsi sebagai penghubung antara komputer 1 dengan komputer yang lainnya, selama kita mempunyai LAN Card ini sangat memungkinkan kita dapat terhubung dengan internet (tentunya jika kita mempunyai jaringan ADSL) ataupun bisa terkoneksi dengan komputer yang lainnya (jika terhubung ke dalam HUB/Switch).


CARA ATAU LANGKAH LANGKAH MERAKIT KOMPUTER :
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar.
Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
  1. ·         Persiapan
  2. ·          Perakitan
  3. ·          Pengujian

PERSIAPAN
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda Persiapan Komponen dan Perlengkapan Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
  • Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
  • Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit. 

Pengamanan Tindakan 
pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

PERAKITAN
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
Penyelesaian Akhir 
1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
Pasang sekerup penahan card ke casing
Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir
Pasang penutup casing dengan menggeser
sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
PENGUJIAN
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan disket atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Referensi: 
http://wikipedia.com

2 comments: